Thibaut Courtois

Iker Casillas adalah salah satu penjaga gawang yang terbilang cukup sukses di Spanyol. Kiper yang saat ini memperkuat Porto itu pernah memberikan banyak gelar juara ketika di Real Madrid dan tim nasional Spanyol. Kali ini, Casillas ingin mengatakan mengenai kiper terbaik saat ini. Penjaga gawang yang berusia 36 tahun itu menyebutkan satu nama yang dinilainya menjadi salah satu kiper terbaik di dunia.

Casillas bukan tidak memiliki penilain kepada penjaga gawang milik Manchester United, David de Gea ataupun kiper Bayern Munchen, Manuel Neuer. Akan tetapi, Iker Casillas menganggap Thibaut Courtois yang saat ini bermain di Chelsea sebagai yang terbaik di dunia. Dimana penampilannya bersama The Blues di musim kemarin sangat gemilang dan banyak melakukan penyelamatan.

Casillas sendiri sempat melontarkan pernyataannya jika kipert kebangsaan Belgia itu memang pantas untuk bermain di Real Madrid. Dan Casillas memuji penampilan Courtois di musim ini, meski mantam penjaga gawang Atletico Madrid itu tidak bermain dalam ajang bergengsi Eropa. Kiper yang kini bermain bersama Chelsea itu memang sedang banyak diperbincangkan di media atas kepindahannya ke Santiago Barnebeu.

Thibaut Courtois Chelsea

Thibaut Courtois sedang menendang bola

Casillas Meyakini Courtois Kiper Terbaik di Dunia

Meski Iker Casillas menilai bahwa Thibaut Courtois layak untuk membela Real Madrid, karena penampian kiper tersebut begitu mengesankan di musim kemarin. Hal itu dikarenakan dua pejaga gawang yang dimiliki Madrid saat ini Keylor Navas dan Kiko Casilla dianggapnya masih belum bisa menjadi kiper utama di tim raksasa Spanyol itu.

“Kiper terbaik di dunia saat ini, menurut saya adalah Thibaut Courtois,” ucap Casillas ketika di wawancara.

“Dia (Courtois) memiliki musim yang sangat baik bersama Chelsea, meski dia belum dapat tampil di Eropa.”

“Saya yakin Courtois bisa menjadi kiper terbaik bagi Real Madrid, tambah Casillas.”

Dengan adanya rumor kepindahan Thibaut Courtois, namun hingga saat ini masih belum terbukti kebenarannya.

Thibaut-Courtois-Chelsea

Courtois bersiap-siap untuk bertanding

Thibaut Cortouis Masih Nyaman Bersama Chelsea

Penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois memberikan penjelasan atas pemberitaan dirinya untuk bermain di Real Madrid. Kiper itu telah mengatakan masih bahagia di London, kota yang menjadi markas The Blues. Pria harapan dari timnas Belgia itu, saat ini telah menjadi andalan bagi Chelsea dalam dua musim terakhirnya. Dengan demikian, agennya pun mengakui jika Los Blancos memang memiliki minatnya untuk mendatangkan kliennya yang sering menanyakan kesedian kiper tersebut.

Madrid yang kini tengah mencari penjaga gawang muda untuk melanjutkan posisi Keylor Navas. Namun pihak klub raksasa Spanyol itu lebih memprioritaskan Gianluigi Donnarumma untuk bisa bermain di Santiago Barnebeu. Sedangkan David de Gea dan Courtois merupakan pilihan selanjutnya.

“Saya berada di dekat luar london, di Wimbledon, itu membuat saya bahagia. Saya memiliki Richmond Park yang berada di dekat saya dan juga desa Wimbledon adalah tempat yang bagus untuk dikunjungi bersama keluarga. Maka dari itu, saya nyaman di sini.”

“Ini merupakan sebuah kota yang nyaman untuk ditempati dan saya rasa ini merupakan suatu yang istimewa. Saya benar-benar senang berada di sini, dan kota ini pun begitu bagus,” tutup mantan kiper Atletico Madrid.

Courtois yang telah mencatatkan 36 pertandingan dalam ajang Liga Premir Inggris musim kemarin dan hanya membukukan 16 kali penyelamatan.

david-de-gea

David de Gea yang merupakan penjaga gawang Manchester United, mengatakan ambisinya untuk di masa depan yang akan datang. De Gea berniat untuk menjadi kiper terbaik di dunia. Setelah dia menjalani musim pertamanya dengan The Reds Devils yang kurnag meyakin bagi para pendukung. Akhirnya kiper tersebut mampu bermain dengan cemerlang di musim lalu.

Ketika itu, David de Gea mampu memberikan gelar juara kepada Manchester United dalam menjuarai Liga Primer Inggris dan menjadi Tim Terbaik di Liga Inggris di musim 2012-2013. Di musim itu, de Gea memang banyak melakukan penyelamatan gemilang bagi Red Devils. Dan penampilannya bersama Manchester United menghasilkan predikat sebagai man of the match.

Dengan perjalanan karirnya bersama Manchester United kini dia menjadi penjaga gawang yang terkenal dan memiliki nama. Dan dia pun juga banyak dijadikan target beberapa klub elite besar di Eropa yang ingin memiliki jasa penjaga gawang tersebut. Dimana kiper tersebut memiliki kemampuan di atas rata-rata yang mampu memperkuat sebuah klub.

David de Gea

de gea yang sedang bersiap untk bertanding

Perkembangan David de Gea di Manchester United

David de Gea yang berlanjut dalam penampilan terbaiknya, ketika mantan penjaga gawang Atletico Madrid itu yang memperkuat tim nasional Spanyol di Piala Eropa U-21 di Israel. Yang mana di kompetisi itu, De Gea sukses membawa timnas Spanyol ke babak final dengan catatan empat kali clean sheet. Penjaga gawang berusia 26 tahun itu pun turut mengakui jika dirinya merasakan banyak peningkatan bersama Manchester United.

Dia pun tidak hanya merasakan perkembangan dari segi teknik, pengalaman dan juga mental saja. Melainkan, penjaga gawang tersebut semakin terasah dengan posisinya sebagai seorang kiper dengan sangat matang. Dengan semua hal yang dirasakan dirinya, De Gea pun semakin optimis untuk terus menjalani karirnya. Tidak tanggung-tanggung, De Gea sendiri memiliki ambisi untuk menjadi salah satu kiper terbaik di dunia. Bahkan dirinya pun sangat berharap, suatu hari nanti bisa menjadi kiper utama tim nasional Spanyol yang kini ditempati oleh Iker Casillas.

David-de-Gea-Manchester-United

david de gea bertepuk tangan usai pertandingan

De Gea Sempat Mendapatkan Musim Buruk di Manchester United

David de Dea adalah salah satu kiper terbaik yang bermain di Premier League. Jika dilihat dari statistik musim 2016-2017 menjadi musim buruk selama dia membela Manchester United sejak 2011-2012. Untuk melihat statistik dalam persentase penyelamatan yang dilakukan oleh De Gea, hingga pekan ke 11 hanya mencapai 64,9 persen. Dimana tendangan yang mengarah kegawangnya mampu dihentikan dengan baik.

Persentase itu adalah yang terendah di sepanjang karir De Gea sebagai penjaga gawang di Manchester United. Peforma yang turun itu, tidak sepenuhnya salah dari sang kiper tersebut, karena bertahan adalah sebuah tugas dari semua pemain. Dimana bek, gelandang dan juga striker dipkasa untuk bekerja dengan keras untuk menciptakan pertahanan yang kokoh dari serangan lawan. Terlebih sebelum lawan melepaskan tendangannya ke arah De Gea.

“Sekarang ini, jika kita melihat De Gea sedang mengalami kesulitan. Dengan hal itu, tidak semuanya harus menyalahkan dia. Untuk bertahan merupakan tugas dari tim, ucap mantan penyerang Inggris,” Dion Dublin kepada media.

“De Gea sudah bekerja dengan sebaik mungkin untuk dapat menghadang tiap tendangan bola yang mengarah ke gawangnya. Jika Manchester United ingin mendapatkan gelar juara di musim ini, maka Jose harus segera memperbaiki lini pertahanan dalam skuatnya,” tambah Dublin.

Edwin Van der Sar

Edwin Van der Sar begitu dekat dengan klub Ajax Amsterdam dan Manchester United. Di pertandingan final Liga Europa kali ini, dia berharap Ajax mampu meraih gelar juara. Dimana Ajax dan juga MU adalah sebuah klub yang sempat dibela oleh Van der Sar. Dengan kedua klub tersebut, dirinya memiliki pengalaman begitu manis yang tidak dapat dilupakan.

Dalam putaran final Liga Europa ini, akan mempertemukan Ajax Amsterdam yang akan berhadapan dengan Manchester United. Yang manapertandingan tersebut akan berlangsung di Friends Arena, Stockholm pada Hari Kami tanggal 25 Mei 2017 waktu setempat. Di masanya, ketika Van der Sar bermain bersama Manchester United, dia merupakan kiper terbaik di dunia yang bermain di Inggris.

Van der Sar sendiri telah menentukan sikapnya untuk memilih klub mana yang akan di dukungnya. Karena kedua klub itu begitu dekat dengan dirinya, yang sempat menyulitkan dirinya untuk memilih dalam memberikan dukungan di final nanti. Namun, dirinya yang saat ini berkerja di dalam manjamen Ajax Amsterdam tentunya dan juga asli Belanda pastinya dia kan mengutamakan tim pertama yang dibelanya kala itu.

Van der Sar Manchetser United

van der sar melakukan penyelamatan gemilang

Van der Sar Mengungkapkan Hatinya Ketika di Ajax Dan MU

Tidak bisa dipungkiri, meski kedua klub yang akan bertemu di laga final Liga Eruopa baik Ajax Amsterdam dan Manchetser United. Edwin Van der Sar turut memberikan dukungan kepada mantan klubnya dan juga dirinya yang menjabat di salah satu manajmen klub pertamanya, Ajax Amsterdam. Meski hal itu membuatnya sulit untuk memlih, dia merasa yakin bahwa Ajax mampu mengalahkan Manchester United.

“Kedua klub tersebut selalu berada di dalam hati saya. Ajax kemudian setelah itu Manchester United,” ucap Van der Sar kepada wartawan setempat.

“Saya pun tidak merasakan bermain dua kali bersama kedua klub itu. Saya memiliki tnaggung jawab di Ajax. Maka dari itu, saya hanya ingin berkonsentrasi untuk membuat Ajax meraih gelar juara. Pertandingan nanti, hanya satu klub yang saya cintai,” lanjut mantan kiper terbaik di Liga Primer Inggris itu yang menempati posisi manajemen di Ajax.

van-der-sar-manchester-united

van der sar yang bersiap menendang bola

Van der Sar Memiliki Pillihan Sendiri Jika De Gea Hengkang Dari MU

Mantan penjaga gawang Manchester United yang bernama Edwin Van der Sar, telah memberikan nilai sendiri kepada mantan klubnya jika ingin menggantikan posisi David de Gea. Tidak harus mencari sebuah kiper terbaik di dunia ataupun terkenal. Karena dikabarkan saat ini, jika De Gea akan hengkang dari Old Trafford dan lebih memilih untuk bermain bersama raksasa La Liga, Real Madrid.

“Menurut saya, pengalama tidak begitu penting namun dapat membantu. Saat saya bergabing dengan Manchester United, sebelumnya saya bermain di sebuah klub kecil yaitu Fulham. Saya pun memiliki pengalaman ketika bermain di Serie A bersama Juventus dan sukses meraih dua gelar di Liga Belanda. Dan saya pun telah banyak membantu dalam memperkuat tim nasional Belanda,” kata Van der Sar kepada media.

Sebuah kabar yang mengatakan bahwa The Red Devils saat ini telah berminat kepada salah satu kiper yang dimiliki Atletico Madrid, Jan Oblak. Yang mana penjaga gawang kebangsaan Slovenia tersebut pun mengetahui jika Manchester United memiliki minat untuk memakai jasanya.

“Semua itu tergantung dari keputusan pelatih untuk mengisi skuatnya dan apa yang memang dibutuhkan di sebuah tim. Tidak perlu menilai dari seberapa banyak kiper itu mendapatkan sebuah trofi,” tambah pria kebangsaan Belanda tersebut.

“Anda sendiri pun bisa menjadi kiper terbaik di dunia dengan cara anda sendiri, Namun jika pelatih mengingkan dengan cara lain. Maka hal itu tidak akan mudah.”